Postingan

Penjelasan Warna Tuts Hitam Dan Putih Pada Piano

Jakarta - Pada keyboard piano modern, tujuh nada "alami" dari setiap oktaf adalah tuts putih dan lima setengah nada adalah tuts hitam di antaranya. Tapi, pada piano yang berasal dari abad ke-18 ketika Mozart masih hidup, warna tutsnya persis terbalik. Tuts putihnya hitam dan tuts hitamnya putih. Hal ini berlaku tidak hanya untuk piano, tetapi juga untuk body organ dan cembalo pada waktu itu. Namun, ketika piano menjadi instrumen alat musik yang dominan di abad ke-19, posisi warna antara tuts hitam dan putih kembali berubah. Konon perubahan itu terjadi karena tuts setengah nada yang menonjol berwarna hitam, lebih membuat citra stabilitas pada mata. Ada juga yang mengatakan piano menjadi lebih banyak digunakan, ketika keyboard yang dipakai lebih cerah. Berikut ini alasan dibalik warna hitam dan putih tuts pada tuts piano. Bahan Memainkan Peran Secara historis, piano dibangun dengan dua bahan utama; gading dan eboni. Kunci putih adalah gading jadi secara alami, itu...

Mengetahui Kisah Sejarah Penolakan Sang Jenderal Ahmad Yani Yang Menolak Didirikan "Angkatan Kelima"

Jakarta - PKI mengusulkan kepada Presiden Sukarno untuk mempersenjatai buruh dan tani. Menteri Panglima Angkatan Darat Letnan Jenderal Ahmad Yani menyatakan tidak setuju. Sejak tahun 1964, seruan untuk mengganyang neo kolonialisme (nekolim) Inggris dan Amerika Serikat semakin kuat di Indonesia. Malaysia yang diasosiasikan sebagai wakil dari nekolim di Asia Tenggara menjadi musuh bersama dan target utama dari Operasi Dwi Komando Rakyat (Dwikora). Para pemimpinnya seperti Tunku Abdul Rahman dan Tunku Abdul Rozak hampir tiap waktu menjadi bahan kecaman para demonstran anti Malaysia di Jakarta. Di tengah histeria politik itu, tiba-tiba pada 14 Januari 1965, Ketua CC PKI D.N. Aidit mengajukan usul kepada pemerintah untuk mempersenjatai 15 juta buruh dan tani. Itu dikatakannya dalam suatu wawancara dengan Bernhard Kalb dari Columbia Broadcasting System (media Amerika Serikat) yang kemudian dilansir pada aching harinya oleh koran Warta Bhakti. Kendati pada hari yang sama di had...

Mengenal Sosok Asmin Sucipta, Seorang Pejuang Dari Cianjur

Jakarta - Bagaimana seorang guru harus menjadi pejuang yang tangguh di awal revolusi melanda Indonesia. RUAS jalan di tengah kota Cianjur itu jaraknya sangat pendek. Jika dihitung bisa jadi hanya 500 meter saja. Tertera di plang: Jalan Adi Sucipta, sebuah nama yang tak pernah diketahui secara jelas hingga kini oleh sebagian besar masyarakat di sana. Kalaupun ada yang melek sejarah, dia akan menabalkannya dengan nama seorang tokoh pembangun TNI-AU. Nama "Adi Sucipta" sejatinya milik seorang pejuang Cianjur bernama Asmin Sucipta. Menurut Rakhmat Purawinata (64 ), kesimpangsiuran itu berawal dari keteledoran orang-orang di Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur pada period 1990-an. "Tadinya memang namanya Jalan Asmin Sucipta, lama-lama disingkat menjadi Jalan A.Sucipta, lalu entah dari mana sumbernya mereka kemudian menulisnya jadi Jalan Adi Sucipta hingga sekarang,"ujar anggota DPRD II Kabupaten Cianjur age 1990-an itu. Siapakah sebenarnya Asmin Sucipta? Da...

Mengetahui Kaisar jepang, Sejarah Dan Peranannya

Jakarta - Kaisar Jepang atau Tenno, dikenal sebagai "wajah utama" Jepang. Selain menjadi pemimpin keluarga kekaisaran, kaisar Jepang juga memegang peranan sebagai kepala seremonial negara dari sistem monarki konstitusional Jepang. Berdasarkan Konstitusi tahun 1947, kaisar adalah "lambang negara dan kesatuan bangsa". Pemimpin Tertinggi Agama Shinto Menurut sejarah, kaisar juga merupakan pemegang kewenangan tertinggi agama Shinto. Dikutip dari Wikipedia, kaisar dan keluarganya dipandang sebagai keturunan dari dewi matahari Amaterasu. Karena itu, kaisar juga menangani urusan keagamaan, termasuk ritual Shinto dan routine seluruh bangsa. Gelar Kaisar Saat ini, pemimpin Jepang adalah satu-satunya penguasa monarki di dunia yang bergelar "kaisar". Istana Kekaisaran Jepang adalah kediaman tertua yang terus berlanjut sebagai monarki turun-temurun di dunia. Dalam "Kojiki" atau "Nihon Shoki", sebuah buku tentang sejarah Jepang seles...

Kisah Joe Girard, Seorang Legendaris Salesman Yang Paling Laris

Jakarta - Ahli pemasaran, strategi penjualan, atau siapapun itu yang bergelut di dunia advertising and marketing, pasti mengenal sosok legenda bernama Joe Girard. Girard, semasa hidupnya dikenal sebagai penjual mobil, yang kemudian menjadi penulis buku terlaris dan pembicara inspirasional terkenal, khususnya tentang dunia pemasaran. Dilansir situs Freep, Girard adalah seorang putus sekolah yang kemudian menjual 13.001 mobil di dealership Chevrolet antara tahun 1963 dan 1978. Dia lantas menjadi pembicara dan penulis berbayar "How to Market Anything to Any person" dan "How to Close Every Sale". Dia terdaftar oleh Guinness Globe Records sebagai penjual mobil baru paling banyak dalam satu tahun, yakni 1.425 buah pada tahun 1973. Rekor ini tergoyahkan ketika penjual mobil Dearborn Ali Reda mengklaim menjual 1.530 kendaraan baru pada tahun 2017. Guinness, yang mengakui telah dihubungi Girard, mengatakan pada Free Press bahwa mereka "tidak dapat memverif...

Mengetahui Sejarah Pohon Gutta Percha, Pohon yang Banyak Sekali Manfaat Dan Sudah Digunakan Sejak Jaman Kolonial

Jakarta - Desa Cipetir, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pernah menjadi sorotan dunia pada tahun 1800-an. Hal ini lantaran desa tersebut memiliki komoditas yang diketahui cukup berpengaruh di dunia bernama pohon Gutta Percha. Pohon tersebut menghasilkan produk dari getahnya yang disebut sebagai salah satu bahan paling banyak digunakan, di masa revolusi industri hingga perang dunia saat itu. Mengutip dari ANTARA pada Rabu (15/9), daun Gutta Percha disebut memiliki harga yang fantastis, hingga Rp3,5 juta jika dijual untuk keperluan industri. Di masa lalu, tanaman bernama latin Palquium Gutta tersebut sempat dibudidayakan di masa kolonial Belanda sekitar tahun 1885 di Perkebunan Tjipetir. Saat ini sisa pohonnya masih tumbuh liar di lahan seluas 333 hektare yang dirawat oleh Perkebunan Sukamaju milik PTPN VIII. Berikut kisah menariknya.   Digunakan untuk Kebutuhan Medis Dunia Dalam artikel "The Gutta Percha Firm" yang ditulis Bill Burns di lama...

Kisah Viral, seorang warga Yang Menjual Tanaman Dengan Harga Yang Fantastis

Jakarta - Selalu ada hal menarik yang bisa dibagikan masyarakat di media sosial. Salah satunya mengenai kisah viral seorang warga yang menjual tanaman dengan harga fantastis. Viral video seorang warga yang menjual dua tanaman hias dengan harga fantastis. Video itu diunggah oleh pemilik akun TikTok @kipllivariasi dan sudah ditonton oleh 700 ribu pengguna dalam dua hari ini. Tanaman yang dibeli merupakan tanaman The Monstera Variegata yang diketahui mempunyai tinggi sekitar 2 meter. Pada unggahan tersebut, terlihat foto, video, dan kwitansi pembayaran atas nama usaha Sri Rejeki Sekar Kedaton Solo. Dalam kwitansi pembayaran itu tertulis pembelian tanaman hias dilakukan pada Jumat (10/9/2021) dengan harga Rp225 juta. Pemilik akun mengatakan, tanaman tersebut merupakan milik tetangganya di Tawangmangu. Dua tanaman itu awalnya dibeli dengan harga masing-masing Rp700.000 dan Rp800.000. Diketahui, butuh waktu sekitar 3 tahun untuk merawat tanaman itu dari kecil hingga bisa tumb...